Sudah lama ingin kucipta sebuah
puisi untukmu
puisi yang menggetarkan
yang bisa membuat bulu kudukmu berdiri
membiusmu dalam satu keyakinan
betapa cinta ini tak tertandingi
Tapi apalah dayaku
aku bukan seorang penyair
aku tidak mengerti apa itu diksi
tidak paham apa itu metapora
rasanya sampai seribu tahunpun
tak akan bisa kubuat puisi untukmu
tapi
apakah karnanya
lantas harus kubungkam rasa yang selalu berkelebat ini?
Lalu kuambil tissue
kuhapus lipstik di bibirku
dan kukatakan padamu:
"Aku ingin menciummu,
dengan bibir yang beraroma cinta,
yang bisa membiusmu dalam satu keyakinan
bibirku adalah puisi terindah"
Mengenai Saya
Sabtu, 30 Januari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Mantap.
BalasHapusKok ga pernah muncul lagi?