Powered By Blogger

Senin, 01 Februari 2010

Merindumu di sini

Senyap malam tak pernah bisa membungkam
mulut rinduku padamu
kadang dia menggeliat, pelan, tanpa suara
kadang bahkan membakar

Aku rindu pada rindumu
menemaniku yang berkabut di ujung malam
menopangku menjemput tawa yang menggantung
di langit kamar
menuntun hatiku agar bisa membedakan
sepi dan hening yang samar

Merindumu di sini
ada nada yang datang berulang
ada ingin yang hendak berulang
ada banyak ada yang ternyata selalu ada

Mengingatmu di sini
Ijinkan aku bertanya
"Kapankah kita bertemu?"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar